Belajar Memelihara Unggas Hias dari Anakan Apa Indukan ?

Jika anda adalah seorang karyawan di perusahaan swasta atau pegawai di sebuah instansi pemerintah, tentu anda mempunyai tingkat kejenuhan yang tinggi karena rutinitas harian dari pekerjaan anda. Sudah pasti dengan kejenuhan yang di timbulkan dari ruinitas pekerjaan, tentu saja kita butuh hiburan untuk mengurangi kejenuhan tersebut.

Kebanyakan yang namanya hiburan itu pasti cenderung konsumtif atau identik dengan pengeluaran saja. Tetapi jika kita punya hobi dalam dunia peternakan, sesuatu yang kita anggap sebagai hiburan bukan tidak mungkin hal tersebut justru bisa memberikan penghasilan sampingan. Salah satunya jika kita punya hobi memelihara unggas hias.Dalam pemeliharaan unggas hias ini, kita tidak memerlukan lahan yang terlalu luas dan waktu yang intensif, istilahnya ya sekedar sambilan lah. Kita bisa memanfaatkan sedikit sisa tempat di sekitar kita untuk kandangnya. Jika sangat sempit kita bisa memelihara ayam serama saja atau jika masih cukup luas kita bisa memanfaatkan untuk pemelihraan ayam ketawa atau jenis unggas hias lainya.

Yang jelas dalam memelihara unggas hias ini modal utamanya adalah rasa senang. Jika anda memelihara unggas hias hanya tertarik dari segi keuntungannya saja, bisa dipastikan hasilnya justru tidak akan seperti yang kita inginkan. Jika dalam pemeliharaan itu dasarnya adalah rasa senang, maka kita tidak akan pernah bosan dalam menekuninya. Dan seiring dengan berjalanya waktu, sesuatu yang kita kerjakan dengan tekun dengan sendirinya pasti akan memberikan kontribusi keuntungan bagi kita.

Jika anda adalah termasuk bagian dari orang yang menyenangi unggas hias dan ingin belajar pemeliharaanya, sebaiknya mulai dari anakan atau indukan. Menurut saya sebaiknya jika anda masih belajar dan merasa ada rasa senang, sebaiknya memang memelihara dari anakan. Mengapa demikian? Karena dengan memelihara dari anakan anda akan benar-benar bisa memahami perawatannya mulai dari anakan hingga dewasa. Jika anda memulainya dari pemeliharaan unggas dewasa, maka jika indukan tersebut sudah produksi kemungkinan kegagalan perawatan anakanya cukup besar karena belum memiliki pengalaman untuk perawatanya. Selain hal tersebut investasi yang anda keluarkan untuk pembelian indukan akan lebih mahal dibanding dengan membeli anakan, sedangkan tujuan awal dari pemeliharaan unggas hias ini hanya sekedar untuk hiburan, mengapa harus mengeluarkan modal yang besar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s